Dinkes Tanjungpinang Catat, Jumlah Kasus Covid-19 Mulai Landai - Memo 86 : Info Fakta dan Terkonfirmasi

Breaking News

Post Top Ad

Kamis, 27 Agustus 2020

Dinkes Tanjungpinang Catat, Jumlah Kasus Covid-19 Mulai Landai

Ilustrasi. Pasien positif Covid-19 terakhir yang dirawat di RSUD Arifin Achmad (tengah) melambaikan tangan untuk berterima kasih kepada tenaga kesehatan saat proses pemulangan di Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (31/5/2020). Pemerintah Indonesia menyatakan jumlah pasien sembuh dari Covid-19 hingga 31 Mei 2020 terus bertambah jadi 7.308 orang dari total kasus terkonfirmasi positif yang mencapai 26.473 orang, dan yang meninggal dunia 1.613 orang. ANTARA FOTO/FB Anggoro/aww. (ANTARA FOTO/FB Anggoro)

TANJUNGPINANG
(KEPRI) - MEMO86.COM |
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) mencatat jumlah kasus Covid-19 di ibu kota Kepulauan Riau mulai landai dalam tiga hari terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Kamis (27/8/2020), mengatakan, jumlah pasien positif Covid-19 tidak bertambah sejak tiga hari lalu sampai sekarang.

"Pasien yang sembuh dalam dua hari ini juga tidak ada," ujarnya.

Jumlah kasus aktif saat ini sebanyak 26 orang. Sebanyak tujuh pasien masih dirawat di rumah sakit, 10 orang menjalani karantina terpadu dan sembilan orang menjalani isolasi mandiri.

"Saat ini kondisi pasien baik, dalam pengawasan dan perawatan tim medis. Mudah-mudahan segera sembuh," katanya.

Rustam menjelaskan total jumlah pasien Covid-19 di Tanjungpinang mencapai 149 orang, dan sebanyak 119 orang di antaranya dinyatakan sudah sembuh. Kasus aktif Covid-19 tersisa 26 orang, sedangkan pasien yang meninggal dunia empat orang.

Ia merincikan dari 149 orang pasien Covid-19 tersebut 47 orang di antaranya memiliki gejala COVID-19, dan 102 orang tidak memiliki gejala.

"Dari 149 orang pasien tersebut, sebanyak 56 orang tertular dari daerah lain, sementara 87 orang melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19, sedangkan yang tidak memiliki riwayat perjalanan dan tidak melakukan kontak erat sebanyak enam orang," tuturnya.

Ia mengatakan jumlah pasien Covid-19 meningkat drastis sejak awal Agustus 2020. Penambahan jumlah pasien Covid-19 itu disebabkan muncul klaster baru dengan jumlah pasien yang cukup banyak.

"Ada penambahan lebih dari 100 orang sejak awal Agustus 2020," katanya. (***)

Editor: Rian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here