Pemkab Natuna Terapkan Sistem Merit dalam Pengangkatan ASN

MEMO86.com, Natuna

Dalam rangka meningkatkan kwalitas SDM di Pemerintahan, Pemkab Natuna akan menerapkan sistim merit, dalam penempatan dan kenaikan pangkat bagi ASN, sesuai bidang dan keahlian masing- masing.

“Pejabat Pemerintah ke depan diproritaskan, memiliki kemampuan dan kinerja terbaik”. Merit sistem merupakan kebijakan dan manajemen SDM aparatur negara, berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar. Cara penilaiannya, juga berbeda dengan fit and proper test, yang selama ini dilakukan.

Hal tersebut, dikatakan Anggota komisioner Komisi ASN Nuraida Muhksin saat menggekar pertemuan dengan Pemkab Natuna, ya g dihadiri Wakil Bupati Natuna, Ngerti Yuni Suprapti.

Sebelumnya, Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah menggelar pertemuan dan pembahasan penerapan merit sistem dalam proses kenaikan jabatan di lingkungan Pemprov Jabar.

Pada inti pertemuan tersebut Pemprov Jabar dalam proses ke depan, untuk kenaikan jabatan satu tingkat lebih tinggi akan menerapkan merit sistem.

“Merit sistem merupakan cerminan manajemen kepegawaian yang profesional dimana penempatan pegawai dan pejabat menggunakan kompetensi kinerja dan track record sebagai alat ukur pengangkatan. Itu yang akan didorong ke depan,” ujar Nuraida Mukhsin, Kamis, 6 Desember 2018.

Merit sistem berbeda dengan fit and profer test seperti dilakukan untuk mencari figur tepat dalam mengisi jabatan. Sementara merit lebih banyak digunakan untuk pengangkatan pejabat dalam struktur dinas.

Nantinya pada bidang tertentu ada kesinambungan jika pejabat diangkat masih di dalam struktur dinas itu.

Kemudian bila sistem tersebut diterapkan, akan menghasilkan figur pejabat yang mumpuni dan memiliki kinerja bagus,serta tidak akan mengganggu kondisi internal karena memiliki kesinambungan dengan pejabat lama.

“Ini arahnya pada percepatan dan peningkatan pelayanan publik ,” Oleh karena itu kedatangan Kami ke Natuna guna mendorong Pemkab agar segera memperlakukan Austin ini.

Sementara itu, wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, yang memimpin pertemuan mengatakan, sejauh ini merit sistem belum sepenuhnya diterapkan dalam proses promosi dan mutasi pejabat di Pemerintah Kabupaten Natuna.

Namun kedepan akan diterapkan oleh tiga institusi, bertanggung jawab dalam penilaian merit sistem. Pertama Biro Organisasi, Badan Kepegawaian Daerah, dan Badan Pendidikan SDM.

“Ini yang akan kita dorong ke depan karena itu perlu ada pemahaman tiga institusi yang bertanggung jawab secara tugas pokok dan fungsi untuk mengembangkan pola karier, penempatan karir lebih tepat,”kata Ngesti.

Sistem Merit telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Peraturan Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 40 tahun 2018 tentang pedoman Sistem Merit dalam menejemen aparatur sipil Nagara.

Jadi tidak ada alasan Pemerintah tidak melaksanakan sistim ini. Hanya saja butuh pemahaman dan sosialisasi. Keuntungannya, bakal banyak ASN ,akan berlomba dan menunjukkan kinerja baiknya, guna bisa mendapatkan kedudukan dan tempat layak sesuai kemampuannya. Intinya hanya orang orang berkwalitaslah akan di tempatkan untuk menduduki sebuah jabatan.

SARWANTO

Facebook Comments
Sebarkan Berita ini:

Related posts