Hari Kedua, Kegiatan Diversifikasi dan Pengembangan Usaha Keluarga Nelayan di Natuna, 100 Wanita Nelayan Dilatih Membuat Hasil Olahan Ikan

MEMO86.com, Natuna

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap melalui Direktorat Perizinan dan Kenelayanan menyelenggarakan kegiatan Diversifikasi dan Pengembangan Usaha bagi keluarga nelayan di Kabupaten Natuna yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi keluarga nelayan dalam pengembangan dan diversifikasi usaha sebagai mata pencaharian alternative (MPA).

Sebanyak 100 wanita nelayan di Kabupaten Natuna di hari kedua melalui Kegiatan Diversifikasi dan Pengembangan Usaha bagi Keluarga Nelayan mengikuti pelatihan praktek pengolahan produk ikan, bertempat di Gedung Pertemuan Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Kamis, 2 Agustus 2018.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Diversifikasi dan Pengembangan Usaha bagi Keluarga Nelayan di Kabupaten Natuna yang dilaksanakan oleh Direktorat Perizinan dan Kenelayanan Ditjen Perikanan Tangkap KKP bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Natuna sejak Rabu, 1 Agustus 2018 kemarin.

Dalam pelatihan tersebut para peseta dibagi menjadi 5 (lima) kelompok, setiap kelompok dilatih membuat 8 (delapan) macam olahan terdiri dari Kroket Kentang Isi Rogout Sayur Ikan , Pai Tuna Spicy, Kue Lumpur Belauk, Kue Lumpur Kentang, Garang Asem Ikan Tuna, Kue Talam Keladi, Sosis Solo Ikan Tuna, dan Pergedel Kentang Ikan.

Para peserta berasal dari tiga desa yaitu desa Tanjung, Limau Manis dan Kelanga.

Kepala Seksi Pengembangan dan Diversifikasi Usaha Nelayan, Direktorat Perizinan dan Kenelayanan, Ratna Dynni Indriastuti berharap, melalui kegiatan ini wanita nelayan dapat menambah wawasan dan termotivasi, tidak takut berwirausaha, memiliki usaha sampingan serta dapat menambah penghasilan keluarga.

Apabila nelayan dan keluarganya mempunyai sumber pendapatan lain selain menangkap ikan di laut, maka harapannya pendapatan keluarga meningkat sehingga tekanan penangkapan ikan berkurang dan kesejahteraan keluarga nelayan meningkat.

Untuk itu dirinya mengharapkan, selesai kegiatan ini agar ada pendampingan kepada wanita nelayan ini, sehingga apa yang sudah dilatih dapat dipraktekan dan dapat dikembangkan menjadi usaha ekonomi produktif sebagai mata pencaharian alternative untuk membantu meningkatkan pendapatan keluarga nelayan.

Selain itu, Ratna menerangkan Direktorat Perizinan dan Kenelayanan – KKP juga memberikan perlengkapan kepada peserta berupa panci, wajan, kompor, pisau, mesin sealer dan mesin penggiling daging. Perlengkapan tersebut nantinya akan dibagikan setelah kegiatan selesai. (Red)

Facebook Comments
Sebarkan Berita ini:

Related posts