5 TERDAKWA PENYELUNDUPAN 24RIBU HP DIGELAR PN KARIMUN

Memo86.com,Karimun
27/2,Pengadilan Negri Tanjung Balai Karimun menggelar Sidang 5 terdakwa penyelundupan 24 ribu hp asal Singapore hasil tangkapan BC Karimun.

Atas perbuatannya Dicky dan ke 4 rekannya oleh JPU dijerat dengan psl 102 huruf a tentang kepabeanan.
Untuk menguatkan dakwaannya terhadap Ke Lima terdakwa JPU menghadirkan 2 ahli,dari SYAHBANDAR dan Imigrasi pada Sidang Yang digelar secara terbuka dimuka umum yang dipimpin Ketua Majelis Hakim,Budiman Sitorus,SH.MH dan kedua rekannya beserta panitera pengganti.

Hariadi Utama ahli dari Syahbandar yang dihadirkan JPU dihadapan Majelis Hakim menuturkan secara formil administrasi kapal keluar masuk dari luar negri ke dalam mengacu kepada UU no 17 tahun 2008.
Demikian juga Kristian ahli dari Imigrasi juga menuturkan formil administrasi,lalu-lintas orang yang keluar masuk dari luar negri kedalam Negri yang diatur dalam UU Keimigrasian.
Dari kedua keterangan ahli tersebut Ketua Majelis Hakim menjelaskan kepada ke 5 terdakwa bahwa apa yang sudah diterangkan ahli Akan menjadi pertanyaan yang sama pada saat Sidang untuk pemeriksaan terdakwa .Kelima terdakwa hanya mengangguk lemah tanpa ada reaksi membantah.

Diluar sidang ketika dikonfirmasi ke pada JPU terkait Kenapa tidak menghadirkan pemilik 24ribu hp selundupan asal Singapore,oleh karena ke Lima terdakwa hanyalah pekerja dengan lantang salah satu anggota JPU yang tak mau sibutkan namanya menjawab konfirmasi media ini bahwa pemilik barang selundupan tersebut DPO cukup ironis bukan ?!.

Dramatisnya lagi ke 5 terdakwa pada saat sidang didampingi 2 Penasehat hukum Asal Jakarta.yang mengaku kurang mengerti tentang hukum pelayaran dihadapan Majelis Hakim dihadapan sidang terbuka.

Sidang akan kembali digelar satu Minggu kedepan dengan agenda Masih menghadirkan ahli dari JPU

( Henri Hutabarat )

Facebook Comments
Sebarkan Berita ini:

Related posts